Cara Terbaik Merawat Hardisk Internal dan External

Cara Terbaik Merawat Hardisk Internal dan External
Hardisk External

Pada postingan kali ini kita akan membahas cara merawat hardisk dimana sebuah data bisa lebih penting dari komputer atau laptop itu sendiri, sakin pentingnya hingga banyak aplikasi yang bermunculan untuk mengembalikkan data yang telah di hapus, pertanyaannya apakah itu sangat efektif dan menyelesaikan masalah…? Tentu saja tidak semudah itu terlebih mengembalikan data memiliki beberapa persyaratan agar bisa di kembalikan diantaranya adalah:

  • Data yang telah di hapus tidak memiliki ukuran lebih dari 2 giga, alasannya semakin besar ukurannya tentu saja semakin banyak data didalamnya yang tersimpan, ini akan mempersulit software-software dalam mengembalikan data secara keseluruhan.
  • Data yang telah di hapus belum lama, artinya extension = mp4, jpg dll atau data apapun yang ingin anda kembalikan mesti baru dan belum lama terhapus karena setiap data yang terhapus akan di timpa, sehingga akan semakin sulit untuk di kembalikan.
  • Karena data terdiri dari byte-byte informasi, dimana 1 byte saja hilang maka akan mempengaruh data itu di tampilkan atau bahkan tidak terbuka sama sekali.

Jadi walaupun sudah banyak software-sofware yang mengatakan dapat mengembalikan data anda, tetapi hal itu tidak menjamin bukan.

Cara Merawat Hardisk Internal dan External

Pepatah mengatakan mencegah jauh lebih baik daripada mengobati, maka ini yang terbaik yang mesti di lakukan daripada harus kehilangan data dan memakai software-software pengembalian data, berikut cara merawat hardisk internal dan external:

Jangan Sering MengInstall Ulang Windows Anda

Sebenarnya menginstall ulang tidak berbahaya tapi agar hardisk anda awet dan tahan lama maka jangan terlalu sering melakukan hal ini, karena biasanya proses ini sering memaksa hardisk anda bekerja keras dalam waktu yang sangat kecil.

Jangan Mematikan Paksa PC atau Laptop Anda

Mematikan paksa komputer anda juga dapat merusak dan tentu saja menurunkan umur pemakaiyan hardisk anda, bahkan terkadang beberapa komponen selain hardisk bisa ikut rusak karena pada mode ini biasanya komputer memaksa baik sistem operasi maupun hardware anda secara bersamaan dan itu sangat beresiko sekali pada hardisk dan data-data yang anda miliki.

Jangan Menyimpan Data Hingga Hardisk Anda Hampir Penuh

Hardisk merupakan alat untuk menyimpan data yang sangat penting, karena dia sangat berhubungan erat dengan data, maka ada titik tertentu sehingga hardisk anda terasa berat bila menyimpan data terlalu banyak, ibarat sebuah otak manusia jika terlalu di paksakan dalam menyimpan informasi melebihi kapasitas maka bisa menimbulkan resiko, Jadi hapuslah data yang tidak anda perlukan.

Sesuaikan Kebutuhan Penyimpanan Data Anda

Memilih ukuran penyimpanan merupakan salah satu cara merawat hardisk karena sesuai dengan informasi dari situs terpercaya Backblaze rata-rata pemakaiyan hardisk mengalami kerusakan setelah 3 tahun beroperasi dimana semakin besar ukuran hardisk itu semakin besar tingkat fail itu terjadi, artinya beli lah hardisk yang sesuai ukuran penyimpanan yang anda butuhkan.

Jangan Menggunakan Harddisk Jika Posisinya Tidak Seimbang

Karena hardisk memiliki piringan dan berputar sangat cepat, ada baiknya jika saat memakai anda terlebih dahulu memperhatikan pijakan tempat ia diletakkan. Alasannya untuk menghindari terjadinya guncangan saat harddisk bekerja baik saat membaca maupun menulis data.

How hard disc work

Sering Lakukan Defrag Hardisk

Pada saat anda sedang menggunakan aplikasi maupun multimedia di Laptop/PC anda, tahukah bahwa fragmentasi bisa saja sering terjadi pada harddisk anda, itulah mengapa saat anda mengakses sebuah data akan menimbulkan waktu lebih lama daripada biasanya, karena hardisk anda telah mengalami fragmentasi. Untuk melakukan defrag masuk ke This PC > Klik Kanan Drive data Anda > Properties > Tools > Optimize > Optimize. Lakukan cara ini seminggu sekali.

Itulah beberapa cara untuk merawat atau memperpanjang umur hardisk anda.

Semoga informasi ini bisa bermanfaat.

Read More